Pusat Dokumentasi & dan Jaringan Informasi Hukum Nasional

Selamat Datang di Website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional - BPHN

Sunday, April 7 2019

MONITORING DAN EVALUASI JDIH BANTEN, BIDIK PENGHARGAAN JDIHN KANWIL DAN ANGGOTA MELAKUKAN PERCEPATAN INTEGRASI JDIH

Serang, Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan JDIH pada tanggal 4 – 5 April 2019 di Provinsi Banten. Pada kesempatan ini Tim Monitoring dan Evaluasi dipimpin oleh Artiningsih (Kepala Bidang Jaringan Informasi Hukum) dan didampingi oleh Omon dan Iswiyati mengunjungi 4 (empat) Instansi Anggota JDIH yang ada di Banten yaitu: Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten, Biro Hukum Provinsi Banten, Bagian Hukum Kabupaten dan Kota Serang.
Pada Kunjungan pertama, di Kanwil Kumham Provinsi Banten, Tim diterima oleh oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Sri Kurniati Pane dan Septi Erna (Kepala Bidang Hukum) beserta jajarannya. Kadiv Yankum sangat antusias dengan kedatangan Tim Monev, karena banyak hal yang ingin dikonsultasikan terkait pengelolaan JDIH yang selama ini dianggap belum maksimal. Beliau juga mengharapkan dengan adanya Aplikasi ILDIS yang diluncurkan oleh BPHN sebagai aplikasi pengolahan dan solusi dapat mendukung percepatan integrasi, mengingat dari 31 Anggota JDIH yang ada di Provinsi Banten hanya 3 Instansi yang sudah terintegrasi dengan Pusat JDIHN. Sri Kurniati Pane juga menyarankan agar pelaksanaan Bimtek JDIH yang akan dilaksanakan di Kanwil Banten, BPHN dapat menjelaskan secara detail teknis pengintegrasian serta pemanfaatan Aplikasi ILDIS sehingga percepatan Integrasi JDIH di Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik.

Kunjungan kedua pada Bagian Hukum Kabupaten Serang, Tim diterima oleh Kepala Sub Bagian Dokumentasi Hukum, Lalu Farhan. Tim mengawali monitoring dan evaluasi dengan memberikan informasi terkait JDIH yang dibutuhkan untuk merencanakan program dan kegiatan yang harus dilaksanakan dalam meningkatkan pengelolaan JDIH di Kabupaten Serang. Farhan dengan antusias, menyampaikan rencana pengembangan JDIH dan Smart Library System, karena perpustakaan dan JDIH merupakan bagian yang tak terpisahkan sehingga pengelolaan keduanya harus saling terintegrasi satu sama lain. Harapannya, website JDIH Kabupaten Serang dapat segera terintegrasi dengan Pusat JDIHN dan bisa mendapatkan penghargaan, menyaingi Kota Tangerang. Disampaikan pula bahwa tahun ini akan dilaksanakan perbaikan website JDIH sehingga bisa memberikan performa yang lebih baik.

Pada hari kedua kegiatan Monev, Tim mengunjungi Biro Hukum Provinsi Banten dan diterima oleh Rini (Kepala Bagian Hukum) dan Imam (Kasubbag Dokumentasi). Rini menuturkan kepada Tim, bahwa pengelolaan JDIHN di Provinsi Banten masih perlu dibenahi lagi dan hal ini bukan pekerjaan mudah. Rini juga menyampaikan akan mengusahakan 8 Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Banten tahun ini dapat terintegrasi semua. Untuk itu, pada tanggal 9 April, JDIH Provinsi Banten akan melaksanakan Bimtek JDIH dengan mengundang pengelola JDIH dan Diskominfo sebagai pembinaan dan sekaligus pendampingan percepatan integrasi JDIHN di Provinsi Banten.

Setelah Biro Hukum Provinsi Banten, Tim melanjutkan kunjungan terakhirnya ke Bagian Hukum Kota Serang dan diterima oleh Madiah (Kasubag Penetapan dan Dokumentasi Hukum). Diutarakan Madiah kepada Tim, bahwa untuk Integrasi website JDIH Kota Serang sudah sempat dilaksanakan namun masih terkendala karena perlunya upgrade sistem dan memperbaiki standar metadata sehingga tahun ini JDIH Kota Serang mengusahakan perubahan anggaran dan berkoordinasi dengan Diskominfo untuk dapat membantu memutakhirkan website JDIH Kota Serang agar dapat segera terintegrasi. Yudi (Kepala Bagian Hukum) pun menambahkan, Tahun ini akan lebih fokus membenahi JDIH Kota Serang sehingga dapat terintegrasi dan berharap menjadi salah satu Kabupaten penerima Penghargaan JDIHN.

Dalam melaksanakan Monitoring dan Evaluasi di Provinsi Banten, Tim tidak hanya memberikan penjelasan terkait apa yang harus dilakukan Anggota JDIH dalam meningkatkan pengelolaan JDIH dan mengisi kuesioner, tetapi Tim juga mengingatkan kepada setiap Anggota yang dikunjungi untuk dapat memanfaatkan Aplikasi E-Reporting sebagai media pelaporan. Tim juga menyampaikan adanya penilaian dan pemberian penghargaan JDIHN setiap tahunnya dan untuk bisa menjadi calon Nominasi Anggota JDIH harus terintegrasi dan mengirimkan laporan pengelolaan JDIH.

(Iswi/edit yay,cvg)